<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="weebly" -->
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" >

<channel><title><![CDATA[Republic Blog - menhanblog]]></title><link><![CDATA[http://mydanar.weebly.com/menhanblog.html]]></link><description><![CDATA[menhanblog]]></description><pubDate>Fri, 20 Mar 2009 17:00:58 +0700</pubDate><generator>Weebly</generator><item><title><![CDATA[Abdul Harris Nasution]]></title><link><![CDATA[http://mydanar.weebly.com/11/post/2008/09/abdul-harris-nasution.html]]></link><comments><![CDATA[http://mydanar.weebly.com/11/post/2008/09/abdul-harris-nasution.html#comments]]></comments><pubDate>Sat, 06 Sep 2008 20:17:14 +0700</pubDate><category><![CDATA[Uncategorized]]></category><guid isPermaLink="false">http://mydanar.weebly.com/11/post/2008/09/abdul-harris-nasution.html</guid><description><![CDATA[Abdul Harris Nasution (Kotanopan,  [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<span  style=" float: left; z-index: 10; "><a><img src="/uploads/8/7/2/5/872520/6529320.jpg" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; border: 1px solid black; z-index: 10;" /></a></span><p  style=" text-align: left; display: block; "><strong>Abdul Harris Nasution</strong> (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kotanopan,_Mandailing_Natal" title="Kotanopan, Mandailing Natal">Kotanopan</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Utara" title="Sumatera Utara">Sumatera Utara</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/3_Desember" title="3 Desember">3 Desember</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1918" title="1918">1918</a> &ndash; <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta">Jakarta</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/6_September" title="6 September">6 September</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2000" title="2000">2000</a>) adalah seorang pahlawan nasional <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia">Indonesia</a> yang merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_30_September" title="Gerakan 30 September">Gerakan 30 September</a>, namun yang menjadi korban adalah putrinya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ade_Irma_Suryani_Nasution" title="Ade Irma Suryani Nasution">Ade Irma Suryani Nasution</a>.<br /><span>Karir Militer</span> Sebagai seorang tokoh militer, Nasution sangat dikenal sebagai ahli <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_gerilya" title="Perang gerilya">perang gerilya</a>. Pak Nas demikian sebutannya dikenal juga sebagai penggagas <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dwifungsi" title="Dwifungsi">dwifungsi</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/ABRI" title="ABRI">ABRI</a>. <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orde_Baru" title="Orde Baru">Orde Baru</a> yang ikut didirikannya (walaupun ia hanya sesaat saja berperan di dalamnya) telah menafsirkan konsep dwifungsi itu ke dalam peran ganda militer yang sangat represif dan eksesif. Selain konsep dwifungsi ABRI, ia juga dikenal sebagai peletak dasar perang gerilya. Gagasan perang gerilya dituangkan dalam bukunya yang fenomenal, <em>Strategy of Guerrilla Warfare</em>. Selain diterjemahkan ke berbagai bahasa asing, karya itu menjadi buku wajib akademi militer di sejumlah negara, termasuk sekolah elite militer dunia, <em>West Point</em>, Amerika Serikat.<br /><br /> Tahun <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1940" title="1940">1940</a>, ketika Belanda membuka sekolah perwira cadangan bagi pemuda Indonesia, ia ikut mendaftar. Ia kemudian menjadi pembantu letnan di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Surabaya" title="Kota Surabaya">Surabaya</a>. Pada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1942" title="1942">1942</a>, ia mengalami pertempuran pertamanya saat melawan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang">Jepang</a> di Surabaya. Setelah kekalahan Jepang dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II" title="Perang Dunia II">Perang Dunia II</a>, Nasution bersama para pemuda eks-<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PETA" title="PETA">PETA</a> mendirikan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Keamanan_Rakyat" title="Badan Keamanan Rakyat">Badan Keamanan Rakyat</a>. Pada Maret 1946, ia diangkat menjadi Panglima Divisi III/Priangan. Mei 1946, ia dilantik Presiden <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno">Soekarno</a> sebagai Panglima Divisi Siliwangi. Pada Februari 1948, ia menjadi Wakil Panglima Besar TNI (orang kedua setelah Jendral <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soedirman" title="Soedirman">Soedirman</a>). Sebulan kemudian jabatan "Wapangsar" dihapus dan ia ditunjuk menjadi Kepala Staf Operasi Markas Besar Angkatan Perang RI. Di penghujung tahun <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1949" title="1949">1949</a>, ia diangkat menjadi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepala_Staf_TNI_Angkatan_Darat" title="Kepala Staf TNI Angkatan Darat">Kepala Staf TNI Angkatan Darat</a>.</p><hr  style=" width: 100%; visibility: hidden; clear: both; "></hr>]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Roket]]></title><link><![CDATA[http://mydanar.weebly.com/11/post/2008/08/first-post.html]]></link><comments><![CDATA[http://mydanar.weebly.com/11/post/2008/08/first-post.html#comments]]></comments><pubDate>Sun, 31 Aug 2008 07:45:26 +0700</pubDate><category><![CDATA[Uncategorized]]></category><guid isPermaLink="false">http://mydanar.weebly.com/11/post/2008/08/first-post.html</guid><description><![CDATA[ Roket SoyuzRoket merupakan  [...] ]]></description><content:encoded><![CDATA[<span  style=" float: left; z-index: 10; "><a><img src="/uploads/8/7/2/5/872520/5416095.jpg" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; border: 1px solid black; z-index: 10;" /></a></span><p  style=" text-align: left; display: block; "> Roket Soyuz</p><hr  style=" clear: both; visibility: hidden; width: 100%; "></hr><p  style=" text-align: left; "><strong>Roket</strong> merupakan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peluru_kendali" title="Peluru kendali">peluru kendali</a> atau pesawat terbang yang menghasilkan dorongan melalui reaksi pembakaran dari <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mesin_roket&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Mesin roket (belum dibuat)">mesin roket</a>. Dorongan ini terjadi karena reaksi cepat pembakaran/ledakan dari satu atau lebih <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_bakar" title="Bahan bakar">bahan bakar</a> yang dibawa dalam roket. Dorongan ini dijelaskan mengikuti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_Pergerakan_Newton" title="Hukum Pergerakan Newton">Hukum Pergerakan Newton ke 3</a>. Seringkali definisi roket digunakan untuk merujuk kepada mesin roket.<br /><br />  <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Soyuz_rocket_ASTP.jpg" title="Perbesar"> Roket Soyuz   Dalam istilah militer, <strong>Roket</strong> merujuk kepada bahan peledak berpendorong tanpa alat pengendali. Roket ini bisa diluncurkan oleh </a><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pesawat" title="Pesawat">pesawat</a> penyerang darat (roket udara ke permukaan), ditembakkan dari permukaan(darat/laut)ke sasaran diudara(darat ke udara), atau bisa ditembakkan dari permukaan(darat/laut) ke sasaran permukaan yang lain. Ketika era perang <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vietnam" title="Vietnam">Vietnam</a>, terdapat juga roket darat-udara tanpa kendali yang dibuat untuk menyerang <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pesawat" title="Pesawat">pesawat</a> yang terbang dalam formasi.<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peluru_kendali" title="Peluru kendali">Peluru kendali</a> serupa dengan roket dengan perbedaan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_kendali" title="Sistem kendali">sistem kendali</a> untuk memperbesar kemungkinan mengenai sasaran.<br /><br /> Ukuran Roket berbeda dari model kecil yang bisa dibeli di toko hobi di negara-negara tertentu, sampai yang berukuran besar <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saturn_V" title="Saturn V">Saturn V</a> yang digunakan untuk <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Program_Apollo" title="Program Apollo">program Apollo</a>.<br /><br /> Untuk penjelajahan angkasa luar yang tidak terdapat udara maka roket tersebut harus membawa sendiri <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_bakar" title="Bahan bakar">bahan bakar</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oksigen" title="Oksigen">oksigen</a> untuk menghasilkan daya doromg yang diperlukan.<br /><br /> Kebanyakan roket saat ini adalah roket kimia. Mesin roket ini memerlukan bahan bakar padat atau cair, seperti bahan bakar cair <strong>Booster/penguat</strong> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pesawat_ulang-alik" title="Pesawat ulang-alik">Pesawat ulang-alik</a> dan mesin utamanya yang digunakan untuk melepaskan diri dari gravitasi bumi. Reaksi kimia dimuali di ruang bakar dengan bahan bakar (dengan udara atau oksigen bila di ruang angkasa) dan gas panas yang dihasilkan mengalir dengan tekanan tinggi keluar melalui saluran yang menuju ke arah belakang roket. Tekanan gas yang menyembur keluar inilah yang menghasilkan gaya dorong bagi roket sehingga roket dapat bergerak maju atau ke atas.<br /><br /> Terdapat konsep jenis roket lain yang semakin sering digunakan di luar angkasa adalah <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pendorong_ion&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Pendorong ion (belum dibuat)">pendorong ion</a>, yang menggunakan energi elektromagnet bukan tenaga dari reaksi kimia. <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Roket_termal_nuklir&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Roket termal nuklir (belum dibuat)">Roket termal nuklir</a> juga telah dibangun, tetapi tidak pernah digunakan.<br /><br /> Dalam sejarah, Roket pertama dibuat oleh <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Rakyat_Cina" title="Republik Rakyat Cina">China</a> sekitar 300 S.M., menggunakan <em><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesiu" title="Mesiu">mesiu</a></em>. Pada mulanya digunakan untuk kepentingan hiburan / keagamaan (untuk menghalau hantu setan), dengan bentuk <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Petasan" title="Petasan">petasan</a>, tetapi kemudian digunakan dalam peperangan pada abad ke 11. Oleh karena dalam peluncuran roket tekanan yang diberikan pada dinding peluncur roket lemah, penggunaan roket dalam perperangan mendahului penggunaan meriam, yang memerlukan teknologi logam yang lebih tinggi. Peranan roket dalam peperangan intens digunakan pada pihak Eropa ketika Kerajaan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Usman" title="Usman">Usman</a>. Selama beberapa abad roket tetap menjadi misteri di dunia Barat.<br /><br /> Pada akhir abad ke 18, roket digunakan dalam peperangan di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India">India</a> melawan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania_Raya" title="Britania Raya">Inggris</a>, yang mengambil dan memajukannya lebih lanjut pada abad ke 19. Tokoh utama dalam bidang roket ketika ini adalah <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=William_Congreve&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="William Congreve (belum dibuat)">William Congreve</a>. Dari situ, penggunan roket ketenteraan merebak keseluruh Eropa. <em>Cahaya merah</em> roket memberi inspirasi kepada lagu kebangsaan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat" title="Amerika Serikat">US</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/The_Star-Spangled_Banner" title="The Star-Spangled Banner">The Star-Spangled Banner</a>.<br /><br /> Roket ketika itu amat tidak efisien. Roket modern bermula ketika<a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Robert_Goddard&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Robert Goddard (belum dibuat)">Robert Goddard</a> meletakkan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Corong_de_Laval&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Corong de Laval (belum dibuat)">corong de Laval</a> pada kamar pembakaran mesin roket, menggandakan daya dorong dan meningkatkan keeffisen, membuka kemungkinan kepada perjalanan vertikal ke angkasa. Teknik ini kemudiannya digunakan pada <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Roket_V-2&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Roket V-2 (belum dibuat)">roket V-2</a>, dirancang oleh <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wernher_Von_Braun&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Wernher Von Braun (belum dibuat)">Wernher Von Braun</a> yang menjadi pemain utama dalam memajukan roket modern. V2 digunakan secara luas oleh <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Adolf_Hitler" title="Adolf Hitler">Adolf Hitler</a> dalam fase akhir <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II" title="Perang Dunia II">Perang Dunia II</a> sebagai senjata teror kepada penduduk <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris" title="Inggris">Inggris</a>, setiap peluncuran yang berhasil menjulang tinggi ke angkasa menandai awal <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zaman_Angkasa&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Zaman Angkasa (belum dibuat)">Zaman Angkasa</a>.<br /><br /> <br /><br /> <span>[<a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Roket&amp;action=edit&amp;section=1" title="Sunting bagian: Lihat pula">sunting</a>]</span> <span>Lihat pula</span></p>]]></content:encoded></item></channel></rss>
