Menu:

 

Syabab.Com - Serangkaian kontes rap, turnamen sepak bola dan sesi grafiti akan digelar pada pergantian muslim panas ini untuk membantu para Pemuda dan remaja Muslim menguatkan mereka sendiri. Event ini akan digelar secara regional oleh Hizbut Tahrir sebagai bagian dari kampanye 'Stand for Islam' di Inggris. Kampanye tersebut menjelaskan Islam yang sebenarnya kepada dunia Barat.
Pihak Organiser kegiatan ini berharap aktivitas tersebut akan mempersiapkan yang lebih baik anak-anak muda dalam melawan serangan yang diarahkan kepada kaum Muslim dengan membantu mereka untuk memahami agamanya sendiri dengan lebih baik sehingga mereka sanggup menantang penggambaran yang negatif tentang Muslim dengan sanggup melibatkan diri dalam dialog yang positif dengan masyarakat luas.

Event tersebut digelar di seluruh tempat termasuk di Rochdale, Bolton, Accrington, Oldham, Manchester, Bradford, Halifax dan Leeds. Kegiatan akan mulai digelar pada 12 Juli mendatang.Dari Bola Hingga Rap

"Don't sit, take it!", demikian salah satu seruan dalam sebuah poster "Stand for Islam" yang digelar buat kawula Muda Muslim di Inggris. Berbagai kompetisi digelar dari mulai bola hingga rap. Turnamen sepakbola akan melibatkan setiap kota yang terlebih dahulu mereka menggelar turnamen mini. Para pemenang dari setiap kota akan bermain dengan pemenang dari kota lainnya dalam final "Champions Leageu".

Penyelenggara mengajak para seniman untuk mengekspresikan bentuk seni mereka dalam suatu cara yang lebih positif ketimbang sibuk di depan publik. Malahan, mereka juga diundang untuk ambil bagian dalam kompetisi grafiti Islam yang bertujuan bahwa hasil pekerjaan tersebut dapat dipajang di perpustakaan lokal, pusat-pusat masyarakat atau klub olahraga. Tentu saja grafiti tersebut menyampaikan pesan-pesan Islam. Kompetisi ini menginginkan para pemuda mengekspresikan perasaan mereka tentang topik berbeda seputar pemuda Muslim di Barat dan secara global.

Sementara kompetisi rap Islam digelar tanpa diringi musik atau instrumen, hanya pada lirik-lirik bersajak saja. Rap memang menjadi salah satu sarana menyampaikan pesan-pesan tentang berbagai persoalan terkait Islam dan politik. Tak aneh bila di negeri ini muncul penyampaian pesan-pesan Islam melalui rap yang diminati kawula Muda barat. Untuk kompetisi ini sebuah workshop pembuatan lirik-lirik rap digelar selama empat pekan akan membantu penentuan lagam yang baik bagi lirik kawula muda dan berpikir seputar isu-isu menghadapi Anak Muda Muslim di Barat. Jurinya tidak lain para rapper Muslim lokal ILL IQ.

Konferensi Pemuda Muslim: Puncaknya!

Serangkaian kegiatan tersebut akan ditampilkan pada acara puncak yang akan digelar pada Konferensi Pemuda Muslim (Muslim Youth Conference) pada pertengahan Agustus mendatang. Para pemenang kompetisi tersebut akan meneriwa award.

Seorang jurubicara dari Hizbut Tahrir mengatakan, "Pemuda Muslim telah menjadi korban dari kampanye islamophobia yang gencar. Makian penghentian dan mencari kekuasaan, wanita diserang karena memakai jilbab, serangan pagi-pagi benar hanyalah sebuah contoh kecil bagaimana pemuda Muslim dicekik di Inggris."

"Konferensi Anak Muda bertujuan untuk memberikan kepercayaan kepada kawula muda Muslim di Inggris dalam menegakkan identitas mereka dan menunjukkan mereka kepada jalan dalam membuat kontribusi yang positif di masyarakat di mana para pemuda secara umum diganggu dengan sejumlah masalah termasuk drug dan penggunaan alkohol, kehamilan dini (red- tanpa nikah), tingkat depresi yang tinggi dan juga angka kejahatan yang meningkat," tegasnya lagi.

"Pemuda muslim harus memimpin jalan dan berdiri untuk Islam," demikian diantara bunyi dalam publikasi mereka.

Untuk ambil bagian dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, para peserta dapat mendaftarkan diri melalui internet pada alamat www.stand4islam.co.uk. [z/asiannews/s4i/syabab.com]